Friday, 23 January 2026

crab mentality

belakangan ini makin banyak nemu postingan-postingan dari para diaspora yaitu orang indonesia yang tinggal dan hidup di luar negeri, yang isinya ngga jauh-jauh dari ngeluh soal kelakuan sebagian sesama warga diaspora, yang katanya kelakuannya ngga banget deh.

katanya nih, orang indonesia kalau ketemu sesama orang indonesia di luar negeri itu persaingannya sengit sekali, ternyata. omaigat!!!

dari yang kubaca-baca tentang beberapa keluhan ini sih, sepertinya si pengeluh itu ngerasa kalau dia disengitin sama sesama diaspora lain, yang kata mereka merasa tersaingi. hmm, menarik sekali yah. jadi inget frase tall poppy syndrome dan crab mentality nih. tapi, sebenernya mereka-mereka itu pada saingan apaan sih? kok aku ngga ngerasa punya saingan yah.

eh salah, kan aku ngga punya banyak temen diaspora, jadi mau saingan sama siapa πŸ˜‚


coba yuk kita telaah, kupas, dan bahas kira-kira mereka-mereka itu saingan dalam hal apaan aja dan kenapa bisa sampe sesengit itu cakar-cakarannya 😁

1) status 

ini sepertinya memang topik terpanas di antara para diaspora. inget ngga beberapa waktu lalu sempat rame soal jalur lendir? udah pernah kutulis di tautan ini sih. jadi ngga akan kuulang-ulang lagi detilnya di sini ya. nah, soal status ini sepertinya masih jadi hal utama yang sering djadikan bahan berantem. yang hidup di luar negeri karena statusnya nikah dengan warga asing, atau yang statusnya pekerja, biasanya memang ada di kelompok tersendiri dibandingkan yang statusnya pelajar atau mahasiswa. tapi biasanya yang cakar-cakaran itu kebanyakan memang yang kelompok masyarakat atau non-pelajar sih, jarang deh aku nemu ada pelajar atau mahasiswa yang terlibat kasus beginian.

sudah paham kan sejauh ini? #sedia_aku_sebelum_hujan πŸ˜…

2) suami/pasangan

kebanyakan memang suami sih ya yang diperkarakan oleh para istri yang bertikai. karena meski ada juga laki-laki indonesia yang nikah dengan orang luar, tapi jumlahnya memang jauh lebih sedikit. kebanyakan memang para perempuan indonesia yang bersuamikan warga negara asing, entah bule entah sipit entah kriwil. meski ada juga pasangan diaspora yang keduanya adalah warga indonesia, yang pasti supaya bisa disebut diaspora itu kudu tinggalnya di luar negeri. 

nah, biasanya yang pada berantem cakar-cakaran ini karena pada banding-bandingin suami masing-masing. kalau ngga bandingin kerjaannya apa, bandingin gantengan siapa, atau ngatain soal umur. apalagi memang ada beberapa yang ketemu suaminya yang sudah berumur, makin dikatain deh tuh. 

3) harta kekayaan

ngga sedikit juga diaspora yang saling nggosip dan saling gesek-gesekan karena harta kekayaan. di beberapa wilayah, bahkan katanya banyak grup-grup diaspora yang terbentuk berdasarkan status kekayaan mereka. yang ngga selevel jumlah hartanya ngga akan bisa masuk ke lingkup pertemanan tertentu. kalau ini sih kayaknya di mana-mana sama aja sih ya, ngga cuma di luar negeri. di indonesia juga banyak grup-grupan model beginiπŸ˜†

4) klik

ini juga sepertinya cukup manusiawi sih ya. karena nyari teman yang klik itu memang susah susah gampang. dan kalau ngga klik dan ngobrol ngga nyambung ya memang susah buat temenan. masalahnya, kalau ngga bisa klik ya ngga usah pake berantem segala. 

kurang kerjaan apa pada yah 😁

udah sih, aku cuma bisa mikir 4 kelompok di atas, yang biasanya jadi alasan klasik pertikaian-pertikaian yang sempat kupantau lewat sosmed dan internet. karena sejujurnya akupun sangat jauh dan berjarak dengan para diaspora dalam kehidupanku sehari-hari. boleh dibilang aku tuh ngga punya teman sesama orang indonesia, hehe.

alasannya?

ya ngga pengin aja. hidupku sudah sibuk banget. ngga ada tenaga dan waktu untuk berteman atau sekedar berhaha-hihi. apalagi sampe ketemuan rutin dan bikin acara bareng. dan aku ngga papa dengan konsep hidup yang begitu. i'm perfectly fine with that 😍

sebagai seorang yang introvert akut, aku memang lebih milih menjauh dari kebisingan dan hiruk pikuk pertemanan. aku ngga punya kapasitas untuk itu, baik kapasitas waktu, tenaga maupun mental. semakin sedikit persinggungan dengan manusia di luar keseharian, kerjaan, dan keluarga, aku semakin fokus dan bisa menikmati hidup. semakin menua, jumlah temanku yang tadinya bisa dihitung dengan jari tangan dan jari kaki, saat ini cuma bisa diitung dengan jari tangan kanan alias sedikit sekali πŸ˜‚

itupun semuanya jauh rumahnya dan kami cuma sama-sama kontak kalau butuh saja, dan tanpa drama!

sekali ada yang mulai drama, langsung ku-cut. jadi yang tersisa memang mereka-mereka yang anti-drama dalam hidupnya. ngalir dengan tenang, kalau pas bersinggungan ya hore-hore bareng, trus ngilang lagi, dan nanti ketemu hore-hore lagi. simpel dan praktis.

bagi para diaspora yang saat ini masih bergumul, bergelut dan terlibat dalam berbagai macam gosip, pertikaian, dan masih banyak keluhan soal pertemanan dengan diaspora lain, ini saran-saranku semoga membantu:

- pahami kalau crab mentality dan tall poppy syndrome itu sangat manusiawi, jadi ngga perlu dilawan. crab mentality itu adalah mindset seseorang di mana individu itu selalu berusaha untuk menjatuhkan individu lain untuk turun ke level mereka jika mereka ngelihat orang lain lebih berhasil atau lebih sukses dari mereka. intinya ini adalah kelompok si tukang iri dengki. frase ini mirip juga artinya dengan tall poppy syndrome, di mana orang yang sukses dan terlihat lebih berhasil dari yang lain akan menimbulkan keirian dan kecemburuan sosial di lingkungannya. cara ampuh untuk menghindari berada di posisi dicemburui dan diiri-in, ya dengan memutus lingkaran pertemanan dengan komunitas yang ada kecenderungan seperti ini.


- pilih-pilih teman dengan hati-hati. hidup itu memang butuh interaksi sosial. tapi kita sebenernya ngga butuh banyak teman kok. kecuali kamu ekstrovert parah, yang kalau ngga ketemu orang sehari saja rasanya mau mati, ya memang kudu butuh banyak teman setiap saat. ini lebih sulit dibandingkan kaum introvert yang ngga butuh teman banyak-banyak.

- jangan cuma berteman dengan orang indonesia saja! udah tinggal di luar negeri kok mbuletnya di situ-situ doank. kepakkan sayapmu. libatkan dirimu dengan kegiatan lain dengan teman-teman dengan warga negara yang beragam. ini lebih mudah kalau kamu kerja, kolega di kantor sudah bisa memenuhi kebutuhan ini. buat yang ngga kerja formal, banyak kok kegiatan volunteer atau sukarelawan yang dibutuhkan di berbagai bidang di sekelilingmu. tinggal gugel saja, cari aktivitas di luar, selain nambah wawasan, nambah pertemanan, juga akan membuka kesempatan-kesempatan baru dalam hidupmu.

itu aja sih, semoga membantu. 

SALAM DIASPORA!

Wednesday, 21 January 2026

motivasi vs komitmen

tulisan ini pendek saja ya, cuma hasil olah pikir setelah aku ngobrol ringan dengan kolega di kantor.

kebetulan kantorku saat ini isinya orang-orang yang aktif dan sehat-sehat semua. dalam artian, mereka punya gaya hidup yang agak beda dengan kolega-kolega di kantor-kantorku yang terdahulu. mungkin karena perusahaan ini start-up kecil dan pegawainya ngga sebanyak kantor-kantor lama, jadi kok ya kebetulan pas yang ngumpul di sini orang-orang yang suka dengan kegiatan fisik semua. 

kalau di kantor lama dulu, pasti selalu ada saja yang bermasalah dengan kesehatan, bermasalah dengan berat badan, dan sebagainya. dan sangat jarang kudengar ada yang obrolannya bertopik tentang masalah hidup sehat. eh, ada dink satu kantor lama yang sebagian kecil isinya adalah orang-orang yang gila olahraga. sampe dulu ada aktivitas yoga di kantor pas jam maksi dan pas selesai jam kerja. aku sempat ikutan waktu itu tapi kegiatannya terputus akhirnya karena aku kena phk, heu heu. yang belum sempat baca, cerita phk ada di tautan ini ya

Friday, 16 January 2026

update kolesterol - 2

update kolesterol lagi yukkkkk.

yang baru mendarat nyampe di tulisan ini untuk pertama kali, kudu baca-baca tulisan-tulisan terdahulu dengan topik kolesterol terlebih dulu ya, biar nyambung ceritanya. mulai dari tulisan yang ini dulu deh  😁

entah ini jadi tulisan ke berapa ngebahas masih tentang topik yang sama.

karena kan memang ceritanya bersambung terus menerus, gais. jadi ya memang aku pengin mendokumentasikan perjalanan hidupku dalam memerangi salah satu gejala metabolisme di tubuhku yang selalu dipantau oleh dokterku di inggris sini, meski secara kesehatan keseluruhan, sebenarnya aku ya sehat-sehat saja tanpa gejala apapun!

Friday, 9 January 2026

nikah umur 19

woiiii, ada apaan sih?

kenapa pada ngebahas nikah umur 19? siapa memang yang nikah umur 19 dan bikin heboh ini? kok aku ketinggalan berita hihihi. bentar ubek-ubek internet dulu. woalah, jadi gitu toh ceritanya...

si azkia ini ternyata konten kreator yang nikah umur 19, lalu katanya koar-koar kalau bisa nikah cepet kenapa nunda-nunda, gitu kan ya. trus pada gerah orang-orang karena dikatain nunda. seneng banget sih indonesia heboh soal sepele-sepele begini, eh tapi seru sih, hihi. 

karena aku punya dua pov, ibuku dulu nikah sama bapakku juga umur 19 lho, jadi aku paham banget karena lahir dan tumbuh besar sebagai seorang anak dari ibu yang nikahnya umur 19. pov kedua dari aku sendiri, yang sok-sokan mau ikutan ngebahas tapi kok aku dulu nikahnya umur 35 ya. 

ngga level! πŸ˜‚ cerita soal aku nikah ada di tulisan ini.

si item mogok - 2

cuma mau update dikit cerita tentang si item yang mogok pas hari senin kemarin. pertama kali balik kerja eh, mogok dia ngga mau nganterin aku ke gym dan ke kantor heu heu. 

yang belum baca bagian pertama, baca dulu gih di sini. biar nyambung aja ceritanya. tulisan terdahulu kuakhiri dengan kami berdua nyerah karena gagal menstarter mobil meski udah pake bantuan dicolokin ke aki mobilnya suamiku ya notabene mobil baru gres dari pabrik umurnya baru 2 tahunan. masih ngga nyala juga. akhirnya kami panggil mas-mas bengkel deh.

Monday, 5 January 2026

si item mogok

hari ini tanggal 5 januari 2026 hari senin.

setelah cuti lama selama nataru kemarin, praktis aku sangat nanti-nantikan datangnya hari pertama kerja. bukan karena aku pengin kerja, hehe, tapi pengin balik ke rutinitas saja sih. karena selama libur itu hawanya kan selalu males-malesan yah. bangun pagi juga bebas ngga diburu jadwal ini itu. jadi aku pengin segera balik lagi ke jadwal rutin supaya termotivasi gitu.

sejak tadi malam aku udah siapin semua barang-barang yang harus kubawa ke kantor besok pagi. agak rempong karena sejak jualan barang loakan yang tulisannya udah tayang pas tahun baru kemarin, tiap hari memang hampir selalu ada paketan yang kudu dikirim. wiken ini juga gitu, ada 8 paket yang harus kuantar ke tukang delivery yang memang letak lokasinya kulewati pas mau ke kantor. jadi sekalian nanti ngedrop barang dulu.

Friday, 2 January 2026

tante bule - part 2

mumpung masih cuti, nulis lagi ah!

pas ultah yang ke-50 bulan desember lalu tiba-tiba aku kepikiran untuk ngecat rambutku lagi. sejak warna pirang terakhir aku buang atau potong di rambutku, memang sejak itu aku ngga pernah ngecat rambut lagi. ngga ada alasan khusus sih kenapa aku ganti-ganti warna rambut dari pirang highlight ke hitam trus pengin punya highlight lagi, mungkin karena bosen saja 😁

aku dulu dipanggil tante bule pas jaman baheula, karena rambutku memang ada highlight warna pirangnya gitu. itu sekitaran tahun-tahun pas masih kuliah di jakarta deh. trus pas nyambung kuliah lagi di eropa antara 2006-2007an dan beberapa tahun sesudahnya rambutku juga ada highlight-nya lagi. banyak foto-fotonya sudah tayang di tulisan lama banget berjudul tante bule di sini

Thursday, 1 January 2026

tukang loak

***selamat tahun baru 2026***

kita awali tahun baru ini dengan postingan pertama ya. sejak postingan ultah ke-50 bulan kemarin memang aku ngga sempat ngeblog. namanya menjelang akhir tahun, kantor mulai sibuk banget siap-siap mau tutup tahun kan. apalagi karena tahun ini memang kesibukan kerjaan cukup luar biasa, aku ngga sempat cuti sering-sering. akibatnya, di akhir tahun jatah cutiku masih sisa banyak dan harus dipakai semua kalau ngga mau angus hehe. sementara sebelum cuti semua kerjaan kudu kelar jadi ya gitu deh, kalang kabut manalah sempat nulis 😁

sukurlah semua yang kudu dikelarin akhirnya bisa kelar semua. aku tuh udah mulai cuti nataru sejak tanggal 16 desember dan baru mau masuk kantor lagi tanggal 5 januari. lumayan lama kan yah?!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...