Thursday, 21 May 2015

penyakitan

sekarang-sekarang ini aku kok jadi penyakitan yah...

padahal sejak jaman sekolah dulu aku tuh yang ga pernah sakit lho. bukan ga pernah sama sekali sih, tapi jarang pake banget!

seingatku sejak aku masuk sekolah tk, aku ga pernah absen karena sakit. masuk sd, kata ibuku dan seingatku aku cuma pernah absen sekali pas kena tipus deh kalo ga salah pas kelas empat, selama 3 atau 4 hari gitu. trus pas smp sampe lulus sma, ga pernah absen karena sakit juga. selama kuliah empat tahun juga ga pernah absen sakit. kalo sengaja bolos mah pernah, ditinggal pacaran hehe.

pemecah rekor kan? ada yang bisa nandingin?


pas udah mulai kerja boong-boongan sampe kerja beneran, aku juga jarang banget sakit. beda sama mereka-mereka yang suka-suka ijin ga masuk dengan alasan sakit padahal sebenernya ga sakit dan lagi sibuk ngerjain yang lain #uhuk. udah jadi rahasia umum lah ya selalu ada saja karyawan yang sering pura-pura sakit ga di indonesia ga di inggris sama saja, padahal sebenernya cuma sekedar males berangkat kerja, atau ada urusan lain tapi sayang kalo mau pake jatah cuti.

aku sih ga mau yang gitu-gitu, pamali!

karena aku percaya hal baik itu diawali dari perbuatan diri sendiri, dan hal baik itu dimulai dengan tidak berbohong #ciehhh. percuma kan kalo misalnya seseorang ijin sakit padahal sebenernya ga sakit (ga sedikit orang-orang yang kayak gini) pake standard ganda lho hidupnya. karena pas dia sadar ngebohong ijin sakit tuh aktivitas ibadahnya juga jalan terus berharap bohongnya diampunin kali ya, hehe. gagal paham aja aku jadinya logikanya gimana, ga patut ditiru lah, cih #nyinyir mode on.

ga beda sama yang pada rajin naik haji tiap tahun tapi rajin korupsi juga. "lha kalo ga korupsi kan ga punya dana buat naik haji tiap tahun mbak-e" haha...

aku sih mikirnya gini...

kalo ga sakit ngaku-ngaku sakit cuma supaya bisa ga masuk kerja demi karena ada kepentingan yang lain yang mungkin kalo ngomong jujur ke atasan ga bakal dikasih ijin, sama aja kayak ngedoain diri sendiri supaya sakit beneran! tuh, apes kan? hihi.

inget ga cerita anak kecil yang pura-pura diserang harimau? begitu orang-orang datang mau nolong tapi ternyata cuma boongan. nah, begitu ada harimau beneran nyerang dan dia minta tolong, ga ada deh yang nolong karena dikira boongan. sama halnya kalo keseringan ngaku-ngaku sakit padahal ga sakit, begitu sakit beneran orang jadi ga gitu peduli mo nengokin karena toh dia emang dasarnya udah keseringan ijin sakit alias penyakitan haha.

percayalah, semesta itu adil...

***

meski dulu jarang banget sakit, sejak punya ethan, duniaku serasa berputar 180 derajat. dari selalu sehat, sekarang jadi penyakitan. apa mungkin proses kehamilan dan melahirkan itu berpengaruh pada penurunan daya tahan tubuh dan kekebalan yah?

seperti biasa, aku nanya mbah gugel deh, pake kata kunci "immunity system pregnancy after birth". wah, nemu banyak artikel menarik lho. ternyata tema ini memang benar-benar ada yang ngebahas, dan ternyata aku ga sendirian yang ngeluh dan ngalami hal seperti ini.

dari beberapa artikel yang relevan, ada satu yang paling pas temanya. karena artikelnya berbahasa planet, aku coba sadur isinya ke sini yah (bukan kopas lho). sadur itu kopas tapi diedit-edit dikit gitu lah ya. dan karena konten ini bukan hasil olah pikirku sendiri, maka aku bikin beda warna dan miring-miring tulisannya hehe ;-p

"ketika hamil, tubuh wanita mengalami begitu banyak perubahan yang sebagian besar disebabkan oleh hormon kehamilan. hormon ini pula yang rupanya menjadi akar penyebab perubahan fisiologis, perubahan emosi, dan perubahan psikologis pada bumil. ada lagi satu perubahan besar yang seringkali ga disadari oleh bumil yaitu melemahnya sistem kekebalan tubuh yang berakibat pada peningkatan risiko terhadap penyakit, baik yang disebabkan oleh virus atau bakteri.

dengan lonjakan hormon yang menyertai kehamilan, mekanisme pertahanan tubuh jadi terpengaruh. ini berakibat pada melemahnya sistem kekebalan tubuh. jadi penting bagi bumil untuk memperkuat sistem kekebalan tubuhnya selama hamil dan setelah melahirkan karena hormon butuh waktu untuk kembali normal dan seimbang setelah bayi lahir.

tubuh manusia sudah didesain dengan sangat luar biasa termasuk sistem kekebalan tubuhnya.

organ-organ tubuh seperti sumsum tulang dari mana sel-sel kekebalan tubuh berasal; timus yang tugasnya mengambil thymocytes dari sumsum tulang dan mengubahnya menjadi sel-T untuk dilepaskan ke dalam darah; limpa yang bertugas menyaring darah untuk menangkap benda-benda asing; dan kelenjar getah bening yang juga bertugas menyaring antigen (benda asing) dari cairan getah bening sebelum cairan kembali ke sirkulasi tubuh (serasa duduk di kelas pas pelajaran biologi, ngantukkkk, tolongggg hihi).

ketika hormon sedang berubah-ubah, salah satu sistem yang cukup terganggu dalam tubuh adalah sistem endokrin yang bertanggung jawab mengatur jumlah hormon yang beredar di seluruh tubuh. sistem ini juga didukung oleh kinerja beberapa kelenjar.

nah, kalo keseimbangan hormonnya lagi bermasalah, tubuh jadi sakit deh.

diabetes adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh sistem endokrin yang ga bekerja dengan baik. kelebihan dan kekurangan tiroid juga akibat dari sistem endokrin yang lagi ga beres yang lalu menyebabkan masalah berat badan, hiperaktif, atau cepat lelah.

kehamilan bisa jadi penyebab melemahnya sistem kekebalan tubuh.

kekurangan gizi juga dapat menyebabkan kerusakan sistem kekebalan tubuh dan ketidakmampuan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik. jika sistem pencernaan bermasalah, maka nutrisi yang hilang bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal.sistem endokrin, sistem limfatik, dan sistem pencernaan memang saling berkaitan satu sama lain. semua memiliki fungsi penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh supaya kuat. cara terbaik dan paling sederhana untuk meningkatkan daya tahan tubuh adalah melalui gaya hidup sehat.

banyak hal yang berkontribusi terhadap melemahnya sistem kekebalan tubuh termasuk kurang olahraga (aduh, aku kok merasa tersindir, hiks). mereka yang jarang olah raga beresiko lebih tinggi untuk terkena infeksi.

kurang tidur dan kurang gerak juga jadi penyebab utama kelebihan berat badan yang meningkatkan risiko diabetes, kanker, dan penyakit jantung. semua penyakit ini juga dipengaruhi oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah.kebiasaan makan makanan yang manis dengan kandungan gula dan lemak tinggi akan melemahkan sel-sel sistem kekebalan tubuh yang bertugas menyerang bakteri. tingkat stres tinggi dalam jangka waktu yang lama (stres kronis) meningkatkan kerentanan terhadap penyakit."

***

nah, sekarang bagaimana cara mengatasinya?

ya tinggal ngelakuin hal-hal yang kebalikan dari berbagai macam penyebab melemahnya kekebalan tubuh yang udah dibahas di atas lah ya. gitu aja kok report, hihi. ngomong mah gampang yah, ngerjainnya itu yang syusyaaaahhh.

ini kelanjutannya aku sadur lagi dari artikel yang sama.

"olah raga secara teratur! lima kali seminggu (what?!!! ga salah? di sma aja dulu pelajaran olah raga cuma sekali seminggu, itupun cuma dua jam, haha). supaya denyut jantung meningkat dan jumlah leukosit atau sel-sel yang bertugas melawan infeksi jumlahnya naik. tidur yang cukup juga membantu nambah pelepasan endorfin, yang membantu kita merasa lebih 'nyaman'. insomnia atau kurang tidur dapat menyebabkan kenaikan peradangan dalam tubuh.

mengubah pola makan dengan makanan kaya antioksidan dan nutrisi karena ketidakseimbangan antioksidan juga berkontribusi pada penyakit seperti kanker dan jantung. makan lebih banyak  bawang putih (siap-siap para vampir pada kabur, hihi) dan sup ayam!

belajar teknik relaksasi untuk mengatasi stres kronis sehingga kadar kortisol turun.

terakhir, tertawalah sesering mungkin. kalo perlu tertawa lepas, bebas dan ngakak! karena tertawa bisa menurunkan stres dan meningkatkan jumlah sel darah putih untuk melawan infeksi. endorfin dan hormon pertumbuhan juga terbukti meningkat jumlahnya dengan tertawa, dan hormon ini berdampak positif pada sistem kekebalan tubuh."

jadi kalau begitu kesimpulannya supaya ga lagi penyakitan, mari kita tertawa ngakak bersama-sama, sepuas-puasnya. jangan dikira gila tapi yah.

BWAHAHAHAHAHA.....

6 comments:

  1. wualah ternyata pasca melahirkan atau amil rentan terkena penyakit ya mbak,terimakasih sharingnya mbak :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya katanya sih gitu Nindi, aku juga baru ngerasain sekarang. E tapi jangan jadi patah arang yah, hehe

      Delete
  2. Aku blm nikah nih Mbak, tp infonya manfaat bgt biar persiapan n ga kaget gt hehe! Harus jaga badan dan pola makan dr sekarang yaa ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. yo iiii, biar bisa lebih siap-siap kalau nanti mau punya anak :-) makasih udah berkunjung yaaa

      Delete
  3. Ktw itu.asik mak
    smg sehat selalu

    ReplyDelete
    Replies
    1. amin makkk, mari ketawa hehe. makasih doa dan kunjungannya. semoga kita sama-sama sehat terus ya

      :-)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...