Friday, 22 July 2011

price tag

sejak tinggal di negara maju, hal-hal yang dulu masih aku anggap sepele, tiba-tiba menjadi demikian penting.

sewaktu masih kuliah di manchester dulu, kemana-mana aku cukup jalan kaki atau naik bis kota, terbiasa dengan kebiasaan lama. namun seringkali aku harus mengingatkan diriku sendiri, bahwa ada begitu banyak peraturan di negeri ini yang wajib dipatuhi, yang tak biasa kujumpai di negeriku sendiri.

sejak melangkahkan kaki ke dalam bis, memilih tempat duduk atau berdiri, sampai saat minta berhenti. semua ada aturannya. menghentikan bis harus di halte, tak boleh sembarangan duduk di bangku prioritas untuk ibu hamil dan lansia, berhenti harus pencet tombol dulu sebelum bis mendekati halte, dan lain-lain. tiketpun harus dibayar sewaktu naik, dan harus disimpan untuk bukti jika sewaktu-waktu ada razia tiket. semua serba tertib, lancar, teratur, aman dan nyaman.

Monday, 18 April 2011

bosan

hari ini aku mengalami serangan kebosanan stadium lanjut. rasanya aku sama sekali tak tertarik untuk mengerjakan apapun, meski tugas masih menumpuk di depan mata menunggu dengan setia uluran tanganku untuk mulai berkarya. tapi aku tetap bergeming tak peduli, hanya kutatap dokumen-dokumen berbahasa inggris berisi laporan-laporan sains tingkat tinggi hasil penelitian para ilmuan kantor di laboratorium di ruangan sebelah itu. aku bosan.

roti

aku jarang makan roti. yang aku sebut roti di sini bisa termasuk kue, biskuit, cookies, cake, apapun yang dipanggang, kusebut roti tapi tidak termasuk coklat. seingatku, ibuku dulu kadang-kadang membuatkan kami roti panggang yang kami sebut roti bloder, itupun tak terlalu sering. cetakannya bulat besar berlubang di tengahnya. rasanya manis empuk bermentega, tapi membuatnya membutuhkan waktu yang lama. karena satu persatu bahannya harus dikocok dengan tangan sampai pegal, agar mengembang.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...