Tuesday, 4 September 2012

harga mobil

dulu di salah satu artikel lamaku (yang mana lupa) aku pernah berjanji akan menulis mengenai perbandingan harga mobil. ga ada sebab khusus sih, cuma ingin berbagi wacana saja, bagaimana sesuatu barang itu menjadi berharga atau tidak berharga hanya karena berbeda lokasi atau berbeda negara. sekalian agar para pembaca blog ini mempunyai pandangan yang tidak keliru mengenai perbedaan kondisi antara dua negara dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya jika dilihat dari kaca mata perbandingan harga mobil!

tentu saja kesimpulan yang akan aku tulis nanti tidak serta merta benar atau harus diamini, karena yang akan aku jelaskan di sini hanya membahas dari sisi harga mobil saja, bukan barang-barang lainnya, atau komponen pembanding lainnya. dan tentu saja kalau ada pembaca yang tertarik untuk membandingkan jenis barang yang lain, dipersilakan. namanya juga nge-blog, suka-suka yang nulis, boleh kan artikelnya yang serius dikit tapi tetap santai, supaya yang mbaca ga cepat bete :-)

nah, supaya ngebahasnya enak, aku sampai repot-repot lho ngumpulin data-data sekunder dari internet. sumbernya aku batasi cuma dua, satu website untuk harga mobil di indonesia, satunya lagi website untuk harga mobil di inggris, supaya tidak terlalu banyak variasi dan supaya pembaca tidak ikut-ikutan pusing melihat angka-angka yang terlalu banyak bertebaran nantinya.

o ya, keabsahan dan reputasi website untuk harga mobil inggris, aku berani jamin karena aku beli mobil pertamaku si goldie dulu juga dari website ini. kalau website yang harga mobil indonesia, aku tidak berani jamin keabsahan datanya ya, pertama karena mungkin sudah tidak up-to-date, kedua mungkin harga di indonesia mungkin cenderung lebih tidak stabil dan cepat berubah. tapi meskipun demikian, sebagai data pembanding, bisa lah ya kita mengira-ngira kalau ada data yang tidak masuk akal pasti akan kelihatan.

data pertama yang terkumpul adalah data mengenai salah satu merek mobil yang menjadi kesayangannku, yaitu audi :-) alasannya simpel sih, karena tiap hari aku nyetir merek ini, hehehe. tujuanku dengan hanya mencari data dari salah satu merek adalah, untuk membandingkan harga jenis merek yang sama, dengan umur mobil yang berbeda-beda dari yang paling baru atau gres sampai ke mobil tua.

tapi karena banyak model dan ada beberapa yang tidak tersedia di pasar indonesia tapi tersedia di pasar eropa dan sebaliknya, aku berusaha mencari model yang terdekat dari misalnya kapasitas mesin, tahun pembuatan dan tipe lain-lainnya. sulit kadang-kadang menemukan yang pas, tapi mudah-mudahan data yang terkumpul di bawah ini cukup mewakili apa yang ingin aku bahas dan sampaikan di artikel ini.

tabel daftar perbandingan harga audi berbagai model dan umur

supaya mudah dilihat, tabel di atas diubah menjadi grafik

nah, karena mata uangnya beda, dan supaya tidak kebanyakan nol, aku bandingkan harga mobil audi antara indonesia dan inggris dalam poundsterling saja. kira-kira dengan data dan grafik di atas, kesimpulan apa yang bisa kita ambil dari perbandingan harga mobil audi di indonesia dan di inggris? yak betul sekali... harga mobil audi di indonesia bisa 2 sampai 9 kali lebih mahal dibandingkan dengan mobil sejenis, tipe sejenis, dan tahun keluaran yang sama di inggris!

pertanyaannya tentu, kenapa bisa begitu? lalu, bagaimana dengan merek-merek lainnya, apakah berlaku hal yang sama? terus, bagaimana menterjemahkan situasi ini ke tingkat kesejahteraan masyarakat di kedua negara? apakah ini berarti orang indonesia lebih kaya? sabar.... nanti kubahas semua :-)

selain audi, supaya imbang aku juga mengumpulkan data dari beberapa merek ternama lainnya. terlalu banyak sebenarnya data yang bisa diambil, tapi karena keterbatasan waktu dan tentu saja karena aku malas (!) (kurang kerjaan apa ngumpulin data beginian banyak-banyak, emang lagi nulis skripsi?! hehehe), jadi aku comot secara acak saja merek dan model yang kira-kira bisa mewakili populasi harga mobil. jangan dikopi untuk bahan skripsi yah, kalau nekat resiko tanggung sendiri! #keplak

tabel daftar perbandingan harga mobil berbagai merek dengan berbagai model dan umur

supaya mudah dilihat, tabel di atas diubah menjadi grafik

apakah kesimpulan sementara masih sama dengan kesimpulan kita sebelumnya bahwa harga mobil di indonesia rata-rata 2-9 kali lebih mahal dibanding harga mobil di inggris untuk merek mobil selain audi? jawabnya tetap sama, bahkan beberapa merek bisa sampai 13 kali lebih mahal, seperti contohnya VW golf dan merci C200 di atas. wuih kenapa bisa begitu ya? ayo kita bahas lebih lanjut.

o ya sebelum ngegombal lebih jauh, aku bukan ahli ekonomi ya, bukan pula ahli mobil, pembahasan ini niatnya karena iseng saja #:-p. aku sendiri cuma bisa nyetir, itu juga baru mulai tahun 2007 lalu. dalam sejarah keluargaku ga pernah punya mobil dan aku sampai sekarang belum juga ahli benerin mobil sendiri. selain malas kotor #hihi juga karena lari ke bengkel terdekat kalau mobil rewel atau batuk-batuk masih menjadi pilihan termudah (untung si bengek goldie udah dijual, hiks... jadi kangen goldie) #gafokus

kembali ke topik harga mobil!

kenapa harga mobil di indonesia bisa 2-13 kali lebih mahal dibandingkan jenis yang sama di inggris? o ya aku pernah baca di kompas dot com juga tapi udah lupa kapan, bahwa di amerika harga mobil juga ternyata 10 kali lebih murah, jadi sepertinya memang mobil di indonesia sangat mahal harganya dibandingkan di inggris dan amerika yah, atau mungkin dibandingkan dengan negara-negara lain di dunia juga ya? kurang tau sih, aku ga berani menyimpulkan karena belum nyari datanya. #malas

lalu kenapa lebih mahal?

jawaban pertanyaan di atas mungkin bisa diawali dengan, karena pajak mobil di indonesia sangat tinggi (denger-denger sih...) dan karena mobil dikategorikan sebagai barang mewah. benar ga nya, mungkin bisa tanya orang pajak, tapi cari orang pajak yang bukan koruptor yah :-p

lalu mungkin juga karena hampir sebagian besar mobil di indonesia adalah produk impor. mobil nasional cuma pernah dengar merek timor (dulu banget jaman orba), sama mobil esemka yang heboh itu :-)

kalau indonesia selalu mendatangkan mobil dari negara lain dan kalau masuk beacukai harus membayar pajak barang mewah, ya tentu saja mobil yang aslinya harganya cuma seupil, begitu sampai di dalam negeri bisa melonjak harganya jadi seipul! #hihihi

lalu kenapa mobil harus dipajakin semahal itu sih? ga tau juga ya, mungkin supaya orang berpikir dua kali sebelum beli (karena mahalnya amit-amit) dan supaya jalanan tidak cepat macet, polusi tidak cepat bertambah, dan supaya mengkampanyekan jalan kaki yang lebih sehat daripada naik mobil! #ngaco

tapi kenapa mobil-mobil mewah yang harganya tadinya terjangkau di pasar eropa, tapi jadi selangit setelah sampai ke indonesia itu tetap saja masuk ya? ya karena ada saja yang beli! mereka-mereka yang hidupnya dari menghisap darah perekonomian rakyat dan negara dengan mengemplang pajak dan menari di atas gurita sistem yang super-duper-korup, tentu saja dengan entengnya bisa merogoh kocek sebanyak 1-2 miliar hanya untuk membeli mobil baru yang di inggris bisa dibeli hanya dengan harga setengah atau sepertiganya! #doh ampe keringetan ngetiknya

sebaliknya kalau hanya pegawai biasa dan mengandalkan gaji bulanan yang kadang tak bersisa bahkan sebelum tanggal beranjak tua, membeli sebuah mobil mungkin dibutuhkan ketelatenan menabung sedikit demi sedikit dalam jangka waktu yang lumayan lama. pegawai menengah seperti gayus kalau mau jujur mungkin beli sedan tua yang murah saja kemungkinan besar masih harus nyicil, kecuali jadi ahli korupsi  seperti gayus, baru bisa beli sedan mewah baru dengan sekali bayar kontan. lalu rumah, lalu tanah, lalu deposito, lalu memperkaya keluarga dan handai taulannya dan seterusnya :-p

kalau orang-orang inggris beli mobil baru dengan cara nyicil bulanan sampai ngos-ngosan #uhuk, orang indonesia yang bisa menjangkau mobil seharga milyaran sudah tidak perlu cicilan lagi karena kelas sosial mereka sudah di atas awan. kalaupun harus nyicil, seperti kasus ferarri-nya malinda dee yang heboh itu, penghasilan bulanannya sudah tidak normal seperti kebanyakan rata-rata pegawai kantor. kalau malinda tidak korupsi, tentu saja ia tak bakal bisa membayar cicilan ferarri. #hihi

itu untuk mobil-mobil baru dan berumur muda. bagaimana dengan mobil second atau bekas pakai? melihat data-data di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa semakin tua mobil di inggris, harganya meluncur jatuh drastis ke titik nol dengan cepatnya. bahkan orang inggris sini bilang, pantang bagi mereka beli mobil baru, karena begitu teken kontrak dan pegang kunci keluar dealer, harga mobil sudah anjlok hilang 1/4-nya saat itu juga! #parahhh hihihi...

sementara di indonesia, depresiasi (penurunan nilai suatu barang) harga mobil masih berjalan lambat dalam artian, mobil tua reot aja masih mahal harganya bok!!!

biasanya di inggris sini orang beli mobil baru kalau pengin nyicil bulanan, atau kalau itu mobil dinas kantor. orang awam yang pengin beli kontan, selalu mencari mobil bekas pakai (tapi masih kinclong) karena harganya jauhhhh lebih murah. apalagi kalau mobil tua (tapi bukan klasik ya) yang umurnya di atas sepuluh tahunan, mau beli tiap bulan juga bisa! wuih... beneran? iya! aku sudah pernah tulis di sini. sampai seorang temanku tidak percaya kalau harga mobil bekas di inggris itu sangat-sangat murah sekali, jadi kalau mau tiap bulan beli satu mobil bekas yang murah meriah sih bisa saja!

kenapa tidak jadi juragan mobil bekas saja ya kalau begitu #hehe

alasannya, karena meskipun harga mobil bekas di inggris sangat-sangat-sangat murah sekali sampai 1/10 atau 1/13 harga mobil bekas  di indonesia dengan tahun keluaran dan model yang sama, bahkan aku sering mendengar banyak kasus dimana orang mau ngasih mobil bekasnya ke orang lain atau temannya, tapi yang dikasih terpaksa menolak, adalah karena urusan tetek bengek mobil di inggris sangat-sangat mahal dibandingkan di indonesia! begitu sodara-sodara...

apa saja tetek bengek itu?

yang paling atas, tentu saja asuransi! di inggris semua mobil wajib, sekali lagi wajib, memiliki asuransi. kalau tertangkap tidak berasuransi, mobil langsung diderek polisi untuk dimusnahkan! #hihi kejam nian

mahal murahnya asuransi tergantung oleh beberapa hal. jenis dan merek mobil, semakin keren mereknya tentunya makin mahal atuh, tergantung kapasitas mesin, makin gedhe makin mahal asuransinya, dan tergantung juga umur pengemudinya! karena semakin muda semakin ugal-ugalan jadi semakin muda asuransinya semakin mahal! nah lo.. coba di jakarta ada aturan begitu ya #hehe. 

karena rata-rata anak muda di inggris miskin, dalam artian belum kerja mapan, maka mobil mereka milih yang butut-butut dan bermesin kecil karena asuransinya murah. sisi baiknya, mereka jadi ga bisa kebut-kebutan, asik kan?

berapa kira-kira biaya asuransi per tahun? sebagai gambaran saja nih, aku dulu pertama kali nyetir harus bayar £1,100 atau sekitar 16 juta rupiah untuk setahun asuransi, cuma supaya bisa nyetir dengan sah. padahal waktu itu aku beli goldie cuma seharga £1,600 atau 23jt saja (rover 25 bermesin 1.6 liter, waktu itu umur 6 tahun dan masih kinclong, murah kan?). bayangkan kalau aku beli mobil yang harga £500 (yang tentunya banyak tersedia), asuransiku hampir 2 kali lipat harga mobilnya kan? #gubrag. 

itu asuransi bisa mahal juga karena aku dulu masuk kategori pengemudi pemula, alias baru lulus ujian sim. sekarang sih sudah nyetir hampir 5 tahun dan sim-ku belum pernah kena bolong karena melanggar, jadi sekarang asuransinya sudah turun sampai hanya £350 saja setahunnya :-)

o ya, kalau melanggar aturan lalin dan tertangkap, sim-nya dibolong kan ya, sama kayak di indonesia. di inggris itu akan mempengaruhi harga asuransi tahun berikutnya. kalau makin bolong, asuransi makin mahal, karena berarti orang itu ugal-ugalan jadi melanggar terus, bisa merugikan pihak asuransi kalau dibiarkan, maka preminya dinaikkan. mereka yang sim-nya bersih kayak aku #kipas-kipas, tahun berikutnya dapat diskon untuk asuransi. kalau tetep bersih dari tahun ke tahun, harga asuransinya meluncur turun tambah murah karena terbukti tidak pernah melanggar (atau melanggar tapi ga ketahuan pak polisi, hehe) dan bisa nyetir dengan benar hingga tidak pernah terlibat kecelakaan. masuk akal bukan?

lalu bagaimana dengan anak-anak muda yang ortunya kaya dan tajir minta ampun? biasanya, meski anaknya belum punya uang sendiri, mereka tetap nyetir mobil bagus dan bermesin gedhe, karena ortunya kuat bayar asuransi. dan rata-rata kecelakaan fatal di jalan raya adalah anak-anak muda jenis ini. ya biar kapok lah ya, siapa suruh kebut-kebutan. o ya pemain bola juga masuk kelompok ini, muda kaya dan bermobil keren :-)

tetek bengek kedua adalah pajak!

kalau ini sama sih ya dengan di indonesia kudu bayar pajak juga, meski mungkin angkanya agak beda. mahal murahnya pajak mobil tergantung jenis dan kapasitas mesin. yang turbo dan bisa ngebut kenceng tentu lebih tinggi pajaknya dibanding yang mesin kecil. mobil hybrid atau ramah lingkungan pajaknya akan jauh lebih murah. o ya di sini kalau mobil tambah tua pajaknya tambah mahal, seperti di jepang. alasannya karena tambah tua polutannya tambah banyak dan tambah mencemari lingkungan. ga tau kalau di indonesia gitu juga atau sebaliknya ya, tambah tua mobilnya tambah murah pajaknya? ada yang tau?

tetek bengek berikutnya adalah biaya tes mobil tahunan.

semua mobil di inggris yang berumur di atas 3 tahun, wajib dikenakan tes tahunan untuk mengetahui apakah mobil masih laik jalan dan tidak membahayakan nyawa pengemudi, penumpang maupun pengguna jalan yang lain. di sini disebutnya MOT test (Ministry of Transport test) atau tes kementrian transportasi. ketika jatuh tempo, mobil harus dibawa ke bengkel yang bisa melakukan tes ini dan kalau lulus dalam artian kondisi mobil masih sehat dan laik jalan (seperti kita check-up ke dokter lah, meski ga sakit),  maka kita akan diberikan sertifikat dan hasil tes akan dilaporkan oleh pihak bengkel ke database nasional.

jika ada mobil yang di database tidak mempunyai sertifikat yang masih berlaku, maka polisi dengan mudah akan bisa melacaknya dari nomer pelat mobil, meski mereka ada di dalam mobil patrolinya, keren kan? mau bohong ga perlu pergi ke tes bisa saja sih, ada juga yang begitu terutama mereka yang hidupnya susah jadi ga punya uang untuk bayar tes (sekitar £45 atau 650ribu) tapi masih perlu pakai mobil untuk kemana-mana, mereka biasa kudu kucing-kucingan sama polisi #hehe. biasa sih ketangkep-ketangkep juga lalu didenda, kalau ga bisa bayar denda mobilnya dimusnahkan :-)

eh, kenapa orang "susah" bisa punya mobil?

nah ini dia untuk menjawab begitu banyak pertanyaan serupa yang kerap mampir. kan sudah tahu semua sekarang harga mobil di inggris murah sekali, terutama mobil tua. kalau di indonesia mobil itu tergolong barang mewah, dan mampu beli dan punya mobil itu jadi berasa super keren, bisa pamer sama tetangga, bisa berasa kaya, bisa termasuk jajaran kelas menengah ke atas atau kaum elit kalau mobilnya merek tertentu, dan bisa dianggap yang keren keren lainnya, di inggris punya mobil itu kayak punya sepeda ontel! artinya siapa saja bisa beli, jadi ga gitu keren-keren amat :-)

tentunya mereka yang kaya dan makmur mobilnya ya yang berumur muda-muda dan bermerek papan atas. tapi orang susah di sini juga bisa punya mobil. tukang cuci, tukang kebon, tukang bangunan, waitres restoran, bahkan pengangguran juga bisa beli mobil, wong harganya memang murah koq. contoh dari data di atas mitsubishi galant tahun 1997 seharga £375, seorang tukang kebun saja gajinya bisa sampai £900 sebulan :-) masih sisa banyak kan...

dan rata-rata alat transportasi di negara empat musim memang mobil. masak di bawah guyuran hujan salju naik sepeda motor. bisa lucu kan kalau selip motornya atau kalau pengendaranya tiba-tiba jadi patung karena membeku? :-D

tapi ya itu masalahnya, beli mobil sih gampang tapi mampukah ia bayar asuransi, pajak dan MOT-nya setiap tahun? itu yang bikin mahal, bukan harga mobilnya tapi miaranya. belum lagi tetek bengek terakhir tapi tak kalah mahalnya yaitu biaya perawatan!

mobil baru saja kadang bisa rewel, apalagi mobil lama. kalau baru mah masih garansi pabrik atau dealer ya jadi ga pusing. kalau mobil lama dan kualitasnya ga oke dan ga dirawat baik-baik? beuh... bisa bikin bisulan karena keluar masuk bengkel mulu! semahal apa perawatan mobil? lagi-lagi mahalnya merawat mobil di inggris sama sekali tidak tergantung dengan harga spare-part sodara-sodara. kalau di indonesia ganti kaca depan mungkin cuma bayar 3-5 jutaan saja termasuk ongkos montir, di sini spare-part seharga 1juta misalnya, kalau untuk masang perlu bongkar ini itu dan butuh waktu 4 jam, lihat tagihan ongkos montirnya bisa bikin jerawatan!

montir di sini dibayar jam-jaman, artinya per jamnya mereka bertarif antara £25-£50 tergantung yang rusak apa. itu sekitar 350ribu sampai 750ribu rupiah per jam! per jam ya bukan per tagihan. kalau 4 jam untuk pasang spare-part seharga 1 juta rupiah, biaya montirnya bisa mencapai 3 juta, bayangkan kalau butuh satu hari bongkar mesin, jerawatan kan jadinya? bwahahaha....

ya, memang tenaga manusia di sini mahalnya minta ampun, karena itu jarang ada pembantu rumah tangga seperti yang aku tulis di artikel ini. rata-rata orang sini mandiri dan tidak berpembantu, karena mahal, ga cengli, kata engkoh-engkoh mangga dua, mending kerjain urusan rumah sendiri hehe. soal mobil, kalau mahal gitu kenapa ga dikerjakan sendiri saja?

nah, di sini kalau soal yang menyangkut urusan keselamatan dan nyawa manusia seperti kerjaan montir dan tukang pipa atau tukang listrik, tidak boleh dikerjakan sendiri, karena berbahaya kalau sampai salah pasang sesuatu. kalau yang masih kecil-kecil sih okelah, contohnya ganti sekring putus di mobil, atau tambah oli. kalau masih ke bengkel juga sih males itu namanya. tapi urusan yang lebih serius kudu ditangani ahlinya. ngebenerin listrik di rumah juga gitu, ga boleh sendiri kecuali kita bersertifikat sebagai ahli listrik atau ahli pipa :-p

gimana? jadi tahu kan sekarang bedanya punya mobil di inggris dan di indonesia?

lalu kenapa mobil tua di indonesia masih mahal aja ya? kenapa depresiasi atau penurunan nilai mobil di indonesia demikian lambatnya? mobil tahun 80-an saja temanku masih menawarkan dengan harga juta-jutaan, beuh... di inggris dikasih gratis juga ogah! bwehehehe... serius! miaranya bok... haha

kaeknya sih gini #mulai ngegombal

kan harga awal mobil baru di indonesia muahal sekuali yuaaa... dan karena demand atau permintaan mobil di indonesia itu tidak pernah menurun dalam artian, siapa sih yang ga mau punya mobil? dengan jumlah penduduk sebanyak 235 juta jiwa dan terus bertambah tiap harinya, ditambah pendapatan per kapita yang juga pelan tapi pasti bertambah baik, maka daya beli orang-orangnya juga meningkat. permintaan kebutuhan mobil tidak akan pernah berhenti. dan sangat mustahil kalau pada satu waktu suplai mobil terlalu banyak dibandingkankan dengan niat beli, itu saat di mana harga mobil turun drastis karena sudah ga ada permintaan. tapi itu mustahil terjadi sepertinya untuk saat ini.

nah kalau sebuah mobil yang pemiliknya sudah bosan memakainya karena ia ingin beli yang baru, mobil yang lama masih banyak yang minat, perputaran penjualan mobil ga bakal selesai kan?! ga ada matinya pokoknya. demikian seterusnya mobil berganti-ganti pemilik, jadi meski sampai tua umurnya, masih saja ada yang mau beli! karena tingginya permintaan inilah maka harga mobil bekas di indonesia masih sangat-sangat tinggi. mobil yang sudah sekarat saja masih laku dijual koq, bahkan mobil mati mesinpun masih dimanfaatkan organ-organnya sampai titik darah, eh titik oli penghabisan! ga ada yang tersisa sia-sia pokoknya, semuanya bermanfaat dan bisa diubah jadi duit :-) #gini nih jadinya kalo keseringan lewat margonda depok #haha

di inggris sebaliknya. suplai mobil kadang lebih banyak dari jumlah pembeli. tiap rumah di sini bisa ada minimal dua mobil, suami satu istri satu. kalau istrinya kemaruk kayak aku, bisa punya dua, beuh! kalau yang kaya, bisa masing-masing punya dua, total jadi empat. jadi susah kalau sudah kebanyakan begitu, harga cepat anjlok karena kalau dijual jarang ada yang butuh atau mau beli, lha semua sudah punya masing-masing hehe.

akibatnya perpindahan kepemilikan mobil tidak seheboh di indonesia. dan mobil yang tua sedikit saja sudah tidak begitu laku, kalaupun laku bisa lama kecuali kalau harganya murah sekali baru orang rebutan beli. jadinya si pemilik rugi banyak kan? beli mobil di inggris itu bukan investasi karena depresiasinya demikian cepat jadi uang kita hilang begitu saja dari bulan ke bulan, ga usah nunggu tahunan lagi. kalau mobil agak tua saja tidak laku, mobil yang tua sekali pastinya juga sudah tidak ada harganya lagi. dikasihin gratis juga jarang ada yang mau :-D

sebelum goldie kujual karena mati mesin, mobil kami ada 3 di rumah. kalau itu di indonesia, wuih, aku sudah pasti termasuk orang yang kaya raya dan bisa berbusung dada. tapi di inggris punya mobil 3 itu pusingnya 3 kali lipat. makanya ketika goldie tiada, jadi agak lega karena sekarang beban miara mobil bisa satu-satu. tadinya yang 2 memang mobilku, suami selalu cuma punya satu, ga kemaruk kayak aku. pernah punya mobil 2 juga ga berarti kaya, di sini banyak yang mobilnya berjejer, yang ga kuat bayar pajak tapi ga tega melepas mobil kesayangannya, biasa dianggurin di rumah ga bisa dipakai. seperti sudah kusebut di atas, dikasihin ke orang juga ga ada yang mau, lha wong buang mobil bekas yang masih bisa jalan saja masih harus bayar koq!

pernah aku kepikiran untuk ngirim si goldie ke indonesia, tanya-tanya harga pengapalan pakai kontainer, ternyata ga cengli dengan repotnya, ga cengli dengan harga mobilnya dan ga cengli dengan pajak masuknya ke indonesia. belum lagi kalau dipersulit dan dipalak orang pelabuhan, hehe. jadi lupakan saja kalau kalian tiba-tiba punya pemikiran untuk mengimpor mobil-mobil bekas dari inggris karena harganya yang super murah meriah! kaga untung malah buntung hohoho...

di inggris, mereka yang ga kuat miara mobil (bayar pajak, MOT dan asuransi tiap tahun), tetap masih bisa menyimpan mobilnya, tapi ga boleh diparkir di jalan umum dan ga boleh disetiri, itu saja. jadi mobilnya tidak bisa berfungsi sebagai kendaraan, cuma menjadi onggokan barang saja. makanya punya mobil banyak bisa saja, tapi ga bisa dipakai ya sama juga bohong kan. kalau pengin bisa pakai semua ganti-ganti, perlu biaya selangit tiap bulannya. itu juga alasan orang tidak mau mengoleksi mobil meski tiap bulan bisa beli minimal satu!

eh, biaya-biaya yang sudah kita bahas itu belum termasuk harga bensin atau solar yah! lo kate bise bawa mobil pake tenaga angin? #hihi

soal bensin ga usah dibahas panjang-panjang lah ya. bensin di inggris harganya dah naik dari 11 ribu rupaih tahun 2007 lalu pas pertama kali aku mulai nyetir, sekarang jadi 20,000 rupiah-an per liternya. silakan hitung sendiri kalau aku butuh isi full-tank 50 liter dua kali sebulan. biaya bensin dengan pemakaian normal saja sudah 2 juta sebulan, belum kalau jalan jauh. emang enak punya mobil di inggris? #hehe

sebagai penutup, aku salut sama teman-teman yang bisa punya mobil di indonesia. itu artinya mereka makmur dan tajir karena bisa menjangkau harga yang hampir 2-10 kali lipat harga di luar negeri untuk jenis mobil yang sama. aku iri sama mereka di indonesia karena harga bahan bakar masih murah dan tidak ada aturan ini itu untuk mengendarai sebuah mobil. ga punya sim saja bisa koq nyetir kalau mau hehe.

tapi aku ga mau sirik juga karena meski punya mobil di inggris itu repot dan mahal biaya ini itunya, aku masih bisa mengendarai pelan-pelan audi hitam A3 kesayanganku setiap hari (pelan supaya irit bensin dan karena masih nyicil #hihi) dan masih bisa ngebut pakai audi putih A5 milik suami :-D tapi tetap saja, tidak sekaya orang indonesia yang mempunyai mobil dengan merek dan model yang sama!

link tulisan apik seorang mahasiswa S3 di durham-UK mengenai mobil, asuransi dan sim, tapi dengan gaya bertutur lebih serius :-) http://atdikbudlondon.com/indonesian-students/artikel-mhs/sim/




.:kalau kamu suka artikel di atas, mungkin kamu suka ini juga:.

9 comments:

  1. wuah duowo aseli iki tulisane! wkwkwk

    hmm jadi ngerti deh ya seluk beluk harga mobil disono dan disini & penyebabnya *versi mbak Nay*
    Disono gampang belinya, tapi njendol mburi (halah istilahnya) :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkkwkwkkk aku ngerti mesti sampeyane protes... tapi wingi pas nulis ora sadar ngerti-ngerti pas rampung dicek, welehhh koq duowo yo, pety mesti nesu iki, tapi cuek ae lah tetep di-publish hahahaha... wah kudune istilah "ndebol mburi" lebih dipopulerkan yo wekekekeke

      Delete
  2. wah lengkap nih ulasannya... tapi yang penting juga faktor demand dan supply yang juga akan mempengaruhi harga tentunya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ..betul (sudah dibahas di atas) ditambah pajak :-p

      Delete
  3. Saya pernah punya teman kerja di amrik. Katanya sih harga mobil di sana jauh lebih murah ketimbang di sini. Di sana katanya dengan Rp 5 juta udah dapat mobil. Bahkan dia pernah beli mobil-mobil yang termasuk kategori mewah di Indo seperti Cherokee dan Mercy. Kalau menurut dugaan saya murahnya mungkin salah satu penyebabnya karena BBMnya tidak disubsidi. Kalau di Indo mobil mahal tapi harga BBMnya murah meriah. Pajak tahunan dan parkirnya di sini juga murah. Walhasil makin hari makin macet cet.

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul, di LN harga mobil dibawah 5jt-an banyak, bahkan yg di Ind dibilang mewah di sini seperti rongsokan :-) tapi memang harus kuat miara-nya alias dana bulanan untuk ini itunya tinggi sekali. di indonesia sebaliknya, makanya macet yah... hiks hiks...

      Delete
  4. terimakasih untuk infonya, akhirnya saya tahu perbedaannya. jebule tesih makmur nang indonesia dalam beberapa hal salah sijine kie.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama.....hehe, jebule pembaca blogku okeh wong jowo-ne :-p

      Delete
  5. Ngingu jaran ae penak,,mangan suket,polusine bs jd pupuk/biogas..klo d tarik pajak mahal yo d beleh ae buat sate...

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...